Tiang Awan & Tiang Api

Ku tak perlu kuatir
Terhadap apapun
TanganMu yang penuh kasih
Menopangku tanpa henti

Ku tak perlu takut
Tuk melangkah maju
HadiratMu yang berkuasa
Menjagaku senantiasa

Seperti tiang awan
Yang meneduhkan dari terik siang
Hatiku slalu tenang di dalam tanganMu Tuhan

Tiang Api
Seperti tiang api
Yang menerangi dari gelap malam
Kau menjagai hidupku dengan kebaikanMu

======================
Songs by Jonathan Prawira
Begitu kasih setia Tuhan kepada setiap kita anak anak yang dicintaiNya, dilindungi , dijagai, disertai (Emmanuel)

Terima kasih Yesusku
Thank You Lord !!

Layakkah kau marah ??

Kecewa??? Marah??? Pasti, tetapi tidak boleh membiarkan perasaan sedih itu terus menyelimuti hati saya..

Ditolak adalah hal biasa. Tetapi Tuhan…jangan biarkan kami tenggelam di dalamnya….Aku yakin Tuhan menyertai dan memberkati pekerjaan tangan kami, sehingga apapun yang kami lakukan di dalam nama-Mu pasti akan selalu berhasil.

“Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.” ( Ayub 42:2 )

Untuk mengenal Tuhan dengan benar dibutuhkan waktu, iman, hati yang fokus, dan kesetiaan. Lamanya seseorang dalam mengikuti Tuhan tidak menjadi jaminan bahwa dia akan mengenal Tuhan sepenuhnya. Pengenalan akan Tuhan harus dibangun dan di proses setiap hari. Berbagai masalah dan tantangan hidup akan menjadi ujian bagi kita untuk mengetahui seberapa dalam kita mengenal-Nya. saya percaya Tuhan adalah seorang pribadi. Ia mudah dicari, Ia mudah disentuh. Yesus selalu siap menampakan kasih dan kehadiran-Nya bagi orang-orang yang rindu datang dan melihat-Nya. Karena itu, carilah wajah-Nya selalu agar kita semakin mengenal Dia dari hari ke hari!

“Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal TUHAN;Ia pasti muncul seperti fajar, Ia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi.” Hosea 6:3

Berhentilah Berteriak !

12012489690

Berhentilah berteriak ! karena teriakan akan mematikan ROH

Kali ini, saya ingin bercerita tentang salah satu kebiasaan yang ditemui pada penduduk yang tinggal di sekitar kepulauan Solomon, yang letaknya di Pasifik Selatan. Nah, penduduk primitif yang tinggal di sana punya sebuahkebiasaan yang menarik yakni meneriaki pohon. Untuk apa? Kebisaan ini ternyata mereka lakukan apabila terdapat pohon dengan akar-akar yang sangat kuat dan sulit untuk dipotong dengan kapak.Inilah yang mereka lakukan, jadi tujuannya supaya pohon itu mati.

Caranya adalah, beberapa penduduk yang lebih kuat dan berani akan memanjat hingga ke
atas pohon itu. Lalu, ketika sampai di atas pohon itu bersama dengan penduduk yang ada
di bawah pohon, mereka akan berteriak sekuat-kuatnya kepada pohon itu. Mereka
lakukan teriakan berjam-jam, selama kurang lebih empat puluh hari.

Dan, apa yang terjadi sungguh menakjubkan. Pohon yang diteriaki itu perlahan-lahan daunnya mulai mengering. Setelah itu dahan-dahannya juga mulai rontok

dan perlahan-lahan pohon itu akan mati dan mudah ditumbangkan. Kalau kita perhatikan apa yang dilakukan oleh penduduk primitif ini sungguhlah aneh. Namun kita bisa belajar satu hal dari mereka. Mereka telah membuktikan bahwa teriakan-teriakan yang dilakukan terhadap mahkluk hidup
tertentu seperti pohon akan menyebabkan benda tersebut kehilangan rohnya.
Akibatnya, dalam waktu panjang, makhluk hidup itu akan mati.

Nah, sekarang, apakah yang bisa kita pelajari dari kebiasaan penduduk primitif di kepulauan Solomon ini? Ooow, sangat berharga sekali! Yang jelas, ingatlah baik-baik bahwa setiap kali Anda berteriak kepada mahkluk hidup tertentu maka berarti Anda sedang mematikan rohnya.

Pernahkah Anda berteriak pada anak Anda?
Ayo cepat!
Dasar lelet!
Bego banget sih! Begitu aja nggak bisa dikerjakan?
Jangan main-main disini!
Berisik!
Atau, mungkin Anda pun berteriak balik kepada pasangan hidup Anda karena Anda merasa sakit hati?
Saya nyesal kawin dengan orang seperti kamu tahu nggak diri!
Bodoh banget jadi laki/bini nggak bisa apa-apa!
Aduuuuh, perempuan / laki kampungan banget sih!?
Atau, bisa seorang guru berteriak pada anak didiknya:
Stupid, soal mudah begitu aja nggak bisa! Kapan kamu jadi pinter?!
Atau seorang atasan berteriak pada bawahannya saat merasa kesal :
Eh tahu nggak?! Karyawan kayak kamu tuh kalo pergi aku nggak bakal nyesel!
Ada banyak yang bisa gantiin kamu!
Sial! Kerja gini nggak becus? Ngapain gue gaji elu?

Ingatlah! Setiap kali Anda berteriak pada seseorang karena merasa jengkel, marah, terhina, terluka ingatlah dengan apa yang diajarkan oleh penduduk kepulauan Solomon ini. Mereka mengajari kita bahwa setiap kali kita mulai berteriak, kita mulai mematikan roh pada orang yang kita cintai. Kita juga mematikan roh yang mempertautkan hubungan kita. Teriakan-teriakan, yang kita keluarkan karena emosi-emosi kita perlahan-lahan, pada akhirnya akan membunuh roh yang telah melekatkan hubungan kita.

Jadi, ketika masih ada kesempatan untuk berbicara baik-baik, cobalah untuk mendiskusikan mengenai apa yang Anda harapkan. Coba kita perhatikan dalam kehidupan kita sehari-hari. Teriakan, hanya kita
berikan tatkala kita bicara dengan orang yang jauh jaraknya, bukan?

Nah,
tahukah Anda mengapa orang yang marah dan emosional, mengunakan teriakan-teriakan padahal jarak mereka hanya beberapa belas centimeter.Mudah menjelaskannya. Pada realitanya, meskipun secara fisik mereka dekat tapi sebenarnya hati mereka begitu jauh. Itulah sebabnya mereka harus saling berteriak! Selain itu, dengan berteriak, tanpa sadar mereka pun mulai berusaha melukai serta mematikan roh orang yang dimarahi karena perasaan-perasaan dendam, benci atau kemarahan yang dimiliki. Kita berteriak
karena kita ingin melukai, kita ingin membalas.

Jadi mulai sekarang ingatlah selalu. Jika kita tetap ingin roh pada orang yang kita sayangi tetap tumbuh, berkembang dan tidak mati, janganlah menggunakan teriakan-teriakan. Tapi, sebaliknya apabila Anda ingin segera membunuh roh orang lain ataupun roh hubungan Anda, selalulah berteriak.
Hanya ada 2 kemungkinan balasan yang Anda akan terima. Anda akan semakin dijauhi. Ataupun Anda akan mendapatkan teriakan balik, sebagai balasannya. Saatnya sekarang, kita coba ciptakan kehidupan yang damai, tanpa harus berteriak-teriak untuk mencapai tujuan kita


Peace & Love

Alleluia to Christ the Lord

I will lift my heart and sing
I will worship You my King
Earth and Heaven now proclaim
Jesus Christ the mighty name

Through the storm and raging sea
I will never be alone
When my hope seems out of sight
I know You will shine Your light

Chrous:
Alleluia, alleluia
Alleluia, alleluia to Christ the Lord

Dengan segenap hati
Ku menyembah memuji
Sampai seluruh bumi
Bersujud mengakui

Walau malam menepi
Tak akan ku sendiri
Kasih yang menerangi
KAU setia menanti
Reff.:
Haleluya, haleluya
Haleluya, haleluya KAU ALLAH-ku
(Diambil dari Album “True Worshippers – Breathe”)

Proclaim your Faith !

Taken from Matius 9:20-22 /Mark 5:25-34
Kisah perempuan yang sakit pendarahan selama 12 tahun

Pada waktu itu seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan maju mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jumbai jubah-Nya.

Karena katanya dalam hatinya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh."
Tetapi Yesus berpaling dan memandang dia serta berkata: "Teguhkanlah hatimu, hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau." Maka sejak saat itu sembuhlah perempuan itu.

Kisah yang menarik mengenai seorang wanita yang mengalami sakit pendarahan selama 12 tahun. saya percaya wanita ini begitu menderita selama 12 tahun menghabiskan uang kesana kemari, (cross chck
Markus 5:26)
Saya percaya Orang yang dalam pergumulan sakit penyakit yang menahun, pasti mempunyai kerinduan agar dia bisa sembuh.dan dikisahkan ketika perempuan ini mendengar bahwa ada Yesus yang bisa menyembuhkan. Dia langsung berusaha untuk menemui Yesus (markus 5:27) walaupun dengan resiko dia berdesak desakan dengan orang banyak

saya mencatat ada 3 HAL penting tuk mengalami mujizat !
1)Miliki IMAN (have Faith) : miliki lah kepercayaan (percayalah) kepada Tuhan Yesus ! bahwa DIA Sanggup untuk menolong saudara dan pergumulan yang saudara hadapi ! Kalau dia mampu menolong perempuan yang selama 12 tahun menderita , Dia pasti juga sanggup untuk menolong kita semua !! Nyawa saja DIA Berikan untuk kita, apalagi hanya kesembuhan ? pertolongan ? pemulihan ? niscaya kan diberikan kepada kita yang sungguh sungguh percaya kepadaNya !

2) LANGKAH IMAN (Faith Response)! -> Lihat apa yang diperbuat perempuan itu ketika dia mendengar ttg Yesus Dia langsung berusaha untuk menemukan YESUS ! Siapa itu Yesus yang sering ia dengar banyak kabar tentang Dia yang banyak menyembuhkan orang orang sakit !
Perlu buat kita ,untuk meresponi apa yang sudah kita imani. ! Ketika saudara sudah percaya kepada Yesus ! berusahalah untuk melakukan apa yang dikehendaki Tuhan kepada kita !
mungkin itu bisa saja terjadi kepada kita, kita sering mendengar ada kabar kalau dokter sudah angkat tangan terhadap penyakit yang kita derita ! Manusia / saudara / keluarga yang terdekat dari kita sering juga angkat tangan terhadap masalah yang kita hadapi ! Tapi Dengar !! Kita masih memiliki Yesus !! Responi panggilannya ! Datanglah kepadanya ! milikilah Iman & Pengharapan kepadaNya !

3) PERKATAKAN IMAN (Proclaim your Faith) ketika kita sudah memiliki iman , kita responi iman kita untuk datang kepada Yesus , hal yang terakhir yang tidak kalah penting, saya mencatat adanya suatu tindakan iman ! sebab dikatakan di yakobus , iman tanpa perbuatan = sia sia !
maka seperti kisah pada alkitab ,
(mark 5: 28 Sebab katanya: “Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.”)
lihat ! “KATANYA” = BERKATA (kata kerja aktif)
jadi adalah penting ! dikatakan disini bahwa kita harus mulai memperkatakan iman kita kepada Tuhan ! sebagai suatu bentuk respons bahwa kita sungguh yakin dan percaya bahwa Tuhan Yesus akan menolong dan memberikan mujizat !
dan saya percaya pertolongan dari Tuhan pun tepat pada waktuNya !

saya juga mengutip dari Mat 17:20(KJV)
I say unto you, If ye have faith as a grain of mustard seed, ye shall say unto this mountain, Remove hence to yonder place; and it shall remove; and nothing shall be impossible unto you.

jadi kita tahu bahwa betapa pentingnya kita memperkatakan iman kita (say unto the mountains)
saya tidak tau gunung apa yang menghalangi saudara tapi 1 hal seperti apa yang diajarkan Yesus melalui firman yaitu katakan kepada gunung masalah saudara (sakit penyakit/kebangkrutan/keterpurukan/kegagalan/ketidak harmonisan dalam rumah tangga/ dll) …. percayalah dan katakan dengan iman saudara !! maka gunung itu pasti tercampak !! Haleluya !! Puji Kristus

Hasil akhirnya kita tahu, ketika perempuan itu, memiliki iman, melangkah dengan iman dan dia mulai berkata dengan iman percayanya
markus 5:29 Seketika itu juga berhentilah pendarahannya dan ia merasa, bahwa badannya sudah sembuh dari penyakitnya.

Marilah melalui renungan firman Tuhan ini ! kita mulai belajar untuk memperkatakan iman kita ! tidak perlu iman yang besar ! hanya perlu iman sebesar biji sesawi ! dan mulailah kita memperkatakan iman kita (PROCLAIM OUR FAITH) !! just believe and Miracles shall be part of your life !!

Haleluya !!

Proclaim your Faith